Internet : Kebutuhan Primer


Dulu waktu sekolah diajarkan beberapa kebutuhan dalam manusia. Ada 3 bagian besar kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Berikut contohnya (waktu jaman sekolah dulu)
1. Kebutuhan Primer :
– Sandang (Pakaian)
– Pangan (Makanan)
– Papan (Rumah)
2. Kebutuhan sekunder
– Sandal
– Tas Sekolah
– Lemari
– dll
3. Kebutuhan tersier
– Mobil
– Motor
– Handphone
– dll

Nah ternyata seiring berkembangnya teknologi dan seiring berjalannya waktu semua daftar kebutuhan manusia juga berubah. Sebut saja handphone, yang waktu dulu masih merupakan kebutuhan tersier alias tidak terlalu penting dan dianggap hanya untuk kalangan berduit, sekarang handphone merupakan produk pasaran. Orang membeli handphone seperti membeli permen, bahkan ada yang tiap minggu ganti dengan berbagai alasan.

Tidak berbeda di dunia internet, jaman SD dulu belum kenal tu yang namanya internet, wong komputer aja cuman liat punya ayah dan gak berani megang. Jaman SMP dah mulai kenal dikit dengan adanya les komputer, tp belum akrab dengan yang namanya internet. Barulah di awal SMA mengerti dan akrab dengan dunia internet. Dulu waktu heboh-hebohnya jejaring sosial friendster, sering banget maen ke warnet hanya sekedar melihat testi (bahasa kerennya di friendster), liat pesan, liat foto dan lainnya.

Sampai suatu saat dikenalkan dengan game online oleh teman, dan sekarang masih ingat betul game yang dikenalkan adalah gunbound, game yang dikelola boleh.net. Entah sekarang masih ada atau tidak, karena usaha dalam bidang game terlihat banyak susahnya daripada senangnya. Hingga sering begadang di gamenet dengan ditemani game-game seperti PangYa, Seal Online Indonesia, Counter Strike, dan lainnya.

Mulai dari situ terlihat pergeseran kebutuhan yang dulunya internet adalah kebutuhan tersier, menjadi kebutuhan sekunder yang setara dengan kebutuhan sekolah. Sekolah jadi jarang masuk, sering bolos, dan jarang pulang kerumah, itu semua akibat dari game online (baca : internet).

Memang tidak bisa dipungkiri dan di elakkan lagi tentang kebutuhan internet. Salah satu contohnya adalah pengguna facebook di dunia, indonesia menempati posisi ke-2 (sumber : http://www.checkfacebook.com/). Dari total penduduk indonesia, ada hampir 30 Juta pengguna facebook, ini menandakan internet menjadi kebutuhan wajib bagi para pengguna facebook.

Konten internet sangat beragam, mulai dari memuat sosial, memuat ilmu agama, pendidikan, ilmu komputer, bahkan konten porno dan konten yang tidak layak di publish seperti video pembunuhan dan foto berdarah. Konten-konten yang tidak benar ini muncul karena banyak nya orang yang mengakses (baca : mencari) konten tersebut sehingga para pemilik konten yang tergiur oleh uang dari konten-konten ini membuat konten sejenis ini.

Memang tidak bisa alihkan lagi, konten seperti ini pasti ada dan susah untuk di hilangkan, karena regulasi berbeda-beda di tiap negara, sedangkan internet sifatnya internasional. Disini tidak akan bicara mengenai masalah memfilter konten-konten tersebut dari sisi teknologi, karena sudah banyak software yang dibuat untuk itu, tapi tetap saya manusia yang penasaran pasti berubah jadi pintar dan jahil sehingga bagaimana caranyapun di blok pasti masih bisa diakses.

Disini akan dibahas mengenai pemfilteran konten internet dari sisi pribadi atau kesadaran. Ini akan lebih efektif dan jitu apabila dapat terlaksana. Anak-anak yang baru kenal internet di beri arahan yang baik sehingga dewasa kelak ada proteksi diri yang baik. Sebenarnya permasalahan bukan pada anak-anak tetapi adalah remaja baik orang dewasa yang sering mengkonsumsi konten tersebut. Kerugian yang didapat dengan mengakses konten tersebut adalah :
1. Bandwith terbuang percuma
2. Waktu terbuang percuma
3. Tidak memberi manfaat
4. Mengambil hak orang lain

Itu sedikit dari keugian yang didapatkan. Nah mungkin tips dibawah ini bisa digunakan agar kita menggunakan “Internet Sehat Bikin Hebat”,
1. Gunakan internet seperlunya, baca email, blogging, fb, pokoknya secukupnya saja
2. Gunakan konten lokal dalam aktifitas internet, karena biasa konten porno berasal dari luar negeri
3. Letakkan komputer di ruangan yang tidak sendirian sehingga ada perasaan tidak enak ketika ingin membuka konten terlarang
4. Apabila yang beragam islam, perlu di ingat gerak gerik, apa yang kita lihat, lakukan, dan ucapkan selalu diawasi

Ayo majukan konten lokal, agar Indonesia bisa mandiri dan bisa mengatur konten yang dapat launch kepada masyarakat luas sehingga bisa mengurangi penggunaan internet tidak sehat. Indonesia maju, Internet Sehat Bikin Hebat.

19 Tanggapan

  1. No 4 bener bgt. Hmmm…Allah Maha Melihat:)
    Kalau orang sadar akan hal itu satu point ini mencakup semua point:). WaAllahua’lam

    Nice posting:)

    • yup..
      smoga internet indonesia bisa lebih baik, dan banyak konten lokal..
      jadi pemerintah bisa langsung mengatur kontennya, tentunya jg tidak terlalu membatasi

  2. tips nya sangat menarik mas.. thanks ya info nya…

    salam kenal.. myblog : http:goo.gl/4Sx1

  3. Saya setuju konten-konten dewasa sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anak-anak, perlu perhatian khusus dari orang tua dan penjaga warnet. Tulisan yang bagus🙂 . Silahkan berkunjung ke blog saya. Terima kasih😀

    Salam blogger

  4. “Bandwith terbuang percuma”… betul nih gan… kudu efektif.
    saya baca artikel yang lain ya gan.. nambah ilmu.

    blogwalking ke blackcoffee.blogdetik.com ya gan…

  5. tips..jangan lupa olahraga jg..

    soalnya gara-gara ketagihan inet..jadi kebanyakan duduk..ga bagus buat badan….

    masalah bandwidth ..disini sih no problem…
    secara unlimited terus….

  6. iya gan, betul, secukupnya saja. secukupnya harddisk kita, hihihihi…

  7. Nice post!😉 Mhn komentx jg yach thd artikelku berjdl: “Tips Dahsyat Untuk Berinternet Sehat” di http://adhas.blogdetik.com/. Trims sblmx!

  8. wah keren gan
    saya setuju tipsnya

    salam knl

  9. mantap bos….
    salam kenal ya……..

  10. mudah2n internet di indonesia bisa lebih baik.. dan tentunya acces-nya tambah kenceng kaya di negara2 maju gitu..

    klo mau bikin website or tutorial datang aja ke http://quantamultimedia.com/
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: