Seminar IT di Jogjatronik


Tanggal 23 November 2008 (tadi sore) aku mengikuti acara seminar tentang IT yang di adakan di Jogjatronik. Panitia pelaksana adalah anak – akan SMA Padmanaba (baca : SMA 3 Yogyakarta). Acara yang harus dimulai pukul 15.30 itu molor hingga 16.10 WIB, wah sangat sayang sekali 40 menit telah terbuang sia – sia. Sembari menunggu dimulainnya acara saya mengobrol dengan teman yang kebetulan juga mengikuti acara tersebut. Kami mengobrol bersama teman kami yang lain, yang merupakan anak dari pembicara saat itu (aish) yang sudah duduk dari tadi. Kami mengobrol sedikit tentang IT dan tak lupa menyinggung open source.

Jam menunjukkan pukul 16.00 WIB dan pembicara yang di tunggu-tunggu ‘akhirnya datang juga’. Moderator maju dan membuka acara. Acara pertama dibuka dengan penampilan dari panitia yang membawakan nyanyian (lupa lagunya apa, ga terlalu menyimak). Selesai acara yang tidak terlalu penting tersebut acara inti akhirnya dimulai, yaitu seminar tentang IT yang dibawakan Roy Suryo (pakar telematika) dan Bambang Nurcahyo Prastowo (Ketua PPTIK-UGM).

Roy Suryo yang sudah mempersiapkan slidenya sebelum acara dimulai, menampilkan slidenya satu demi satu dan dijelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti karena audience kebanyakan dari orang awam dan pelajar. Roy Suryo menjelaskan tentang perkembangan teknologi yang harus di imbangi dengan fungsinya dan manfaatnya. Kita sebagai subyek dari pengguna teknologi tersebut harus cepat beradaptasi dan terbiasa menggunaka teknologi-teknologi seperti handphone, laptop, komputer, dan alat teknologi lainnya. Dia menjelaskan seperti itu karena apabila tidak mengerti tentang teknologi maka untuk di jaman sekarang ini akan di anggap ketinggalan. Roy Suryo juga mengeluarkan kalimat seperti ini,”Siapapun presidennya, harus mengerti tentang IT”. Dengan kalimat tersebut dalam pikirku juga mengatakan demikian karena apabila seorang pemimping yang tidak mengerti teknologi akan sangat susah dan bisa dikatakan ketinggalan. Roy Suryo tak hanya mengeluarkan slide-slidenya tentang perkembangan teknologi, namun juga mengeluarkan beberapa foto yang kalo menurut saya tidak perlu di tampilkan. Foto editan sandra dewi (tidak senonoh walaupun tidak diperlihatkan) terpampang besar-besar di dinding yang digunakan sebagai media penampil proyektor. Beberapa penjelasan keluar dari mulut pak roy suryo tentang foto-foto itu. Inti dari presentasi dari roy suryo yang dapat saya tangkap adalah mengenai perkembangan teknologi di indonesia yang masih sangat kurang, apalagi untuk tenaga profesionalnya dalam bidang tertentu. Masih banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan dalam teknologi informatika.

Presentasi kedua dijelaskan oleh bapak Bambang Nurcahyo Prastowo yang merupakan ketua PPTIK-UGM. Beliau adalah bapak dari teman aku yang bernama Aishah Rumasya Prastowo yang sekarang kuliah di Fisika Teknik UGM. Beliau menjelaskan tentang pentingnya Open Source dalam perkembangan IT di Indonesia bahkan di dunia. Dengan menggunakan Open Source kita jauh dari yang namanya pembajakan. Beliau juga berpesan untuk selalu belajar karena dengan belajar kita jadi tahu suatu hal.

Kedua pembicara telah selesai mempresentasikan makalahnya masing-masing. Sekarang masuk sesi tanya jawab, dan antusias penoton cukup banyak dengan banyaknya yang ingin bertanya. Ada 6 penanya yang di perbolehkan panitia untuk mengajukan pertanyaan termasuk aku. Aku bertanya pada kedua pembicara dengan pertanyaan yang berbeda, yaitu apakah blogger (termasuk diriku) dapat membantu perkembangan IT di Indonesia? Dengan jawaban yang sedikit menyinggung hatiku, roy suryo menjawab bahwa blogger itu bisa membantu apabila konten yang ditulisanya merupakan artikel yang penting dan blogger tidak melakukan hacker. Aku juga bingung mengenai komentar ini, apakah semua blogger itu merupakan hacker? tentu saja tidak, seperti aku yang merupakan blogger aktif, tidak pernah yang namanya hack, karena memang kemampuan belum tercukupi. Dengan komentar seperti itu dengan berat hati saya terima, dan masuk pada jawaban dari pertanyaanku mengenai open source bagaimana perkembangannya di kemudian hari? Pak Bambang menjawab bahwa open source merupakan alternatif yang bisa digunakan oleh semua kalangan, baik mahasiswa, umum ,perkantoran, dan lainnya sebagai sistem operasi yang bebas dan legal. Dengan jawaban seperti itu aku yakin bahwa belajar linux tidaklah rugi dan bisa menghasilkan ‘buah’ dikemudian hari.

Doorprize untuk penanya kemudian dibagikan, dan aku termasuk salah satu yang mendapatkan doorprize tersebut. Isinya adalah flash disk (2GB) dan sepaket alat tulis staedler. Alhamdulillah rasa syukur ku ucapkan kepada sang pencipta karena bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barang yang berguna dengan mengikuti seminar ini.

2 Tanggapan

  1. wew………..

  2. kok wew doang??
    kenapa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: